Apakah Anda
sudah punya banyak Properti minimal sejumlah anak anda?
Apakah Anda sudah mengenal bisnis properti tanpa bermodalkan uang
sendiri...
TES #2: JUMLAH PROPERTI VS LAMA BEKERJA
"Jika Anda
sudah bekerja selama 10 tahun, apakah Anda sudah punya 10 properti?`Tiga? Dua? Satu? Atau
belum mempunyai rumah sama sekali?" Maka,apabila
Anda menyebutkan tiga
rumah, dua, satu, atau apalagi yang terakhir ANDA BELUM LULUS TES.
Kalau begitu,
inilah saatnya Anda perlu secara ksatria menegur diri Anda sendiri, bahkan
menjewer telinga Anda.
Misalnya, nama Anda
adalah Budi. Katakanlah demikian, "Budi, selama 10 tahun ini apa saja sih
yang kamu lakukan sehingga kamu belum bisa punya 10 properti bahkan tidak sama
sekali?!"
Setidaknya ada
dua alasan mengapa tes ini penting, yakni:
1. Membeli properti adalah ujian terbesar dalam hidup
Semua orang
pasti menempuh ujian, apa pun bentuknya. Di sekolah, untuk naik kelas atau
lulus, Anda harus mengikuti ujian yang harus Anda persiapkan dengan belajar
sungguh-sungguh. Di tempat kerja, ujian Anda adalah berkonsentrasi menyelesaikan
tugas dari atasan supaya Anda bisa naik jabatan dan tidak dipecat.
Dalam hidup
berpasangan, ujian yang Anda alami biasanya menyangkut hubungan cinta yang
Anda bangun. Nah, lebih dari semua itu, membeli properti merupakan ujian
terbesar dalam hidup Anda.
Artinya, Anda
juga harus benar-benar berusaha memenuhi kebutuhan dasar ini. Apakah Anda
sudah lulus?
2. Membeli properti adalah pembelian terbesar dalam hidup.
Untuk membeli handphone keluaran terbaru atau jalan-jalan ke luar negeri,
kebanyakan orang akan segera berusaha untuk memenuhinya.
Namun, membeli properti untuk anak-anak mereka masih nol besar. Membeli
satu saja tidak bisa, apalagi membeli banyak. Karena membeli properti adalah
pembelian terbesar dalam hidup, Anda semestinya menyiapkannya sejak dini.
Nah, apakah Anda sanggup untuk itu?
Membeli properti untuk anak-anak merupakan hal penting (important).
Kebanyakan orang tidak menyiapkannya sehingga hal itu akhirnya menjadi mendesak
(urgent) dan mereka tidak siap.
Jika sudah sampai pada saatnya, mereka akan terperangahsendiri, ”Lho kok
tiba-tiba usiaku sudah 50tahun, tapi belum menyiapkan rumah untuk
anak-anak?"
Jika Anda telah memahami dua alasan di atas, membeli properti seharusnya
Anda tempatkan sebagai sesuatu yang penting untuk dipersiapkan sejak dini. Jangan
biarkan kebutuhan itu kemudian menjadi sesuatu yang mendesak sehingga semuanya
terasa sudah terlambat.
Bila Anda sudah berumur:
- 40 tahun, tetapi baru punya 1 properti, atau
- 50 tahun, baru satu properti, atau
- 60 tahun, baru dua (2) properti
Itu berarti seharusnya Anda sudah GAME
OVER. Namun , jika itu yang terjadi pada Anda, masih ada jalan.
Sumber: Cipto Junaedy (Strategi Membeli Banyak Properti Tanpa
Uang Tanpa KPR)