Beli Property Tanpa Uang: Manajemen properti



Manajemen properti

Manajemen properti adalah upaya pengelolaan dan pengawasan terhadap investasi properti untuk memperoleh keuntungan secara optimal.
Tujuan manajemen investasi properti ini ada dua, di antaranya:

~ Mengelola properti sebagai investasi/bisnis
Tujuan ini memerlukan keahlian khusus karena berkaitan dengan faktor-faktor eksternal semisal permintaan dan penawaran, peraturan pemerintah, selera konsumen, faktor kompetisi, dan Iain-Iain.
Tujuan utama dari aspek ini adalah untuk mengoptimalkan modal dan pendapatan dari investor.

~ Mengelola aset properti dan Iingkungan di sekitarnya
Hal ini bertuiuan untuk meminimalisasi lalu penyusutan pada aset properti maupun lingkungan di sekitarnya.

Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa tujuan akhir dari manajemen properti adalah meningkatkan pendapatan dari aset properti. Selain itu, tujuan manajemen properti iuga melindungi properti tersebut dari kerusakan dengan melakukan pemeliharaan secara baik.

Ruang lingkup manajemen properti memang sangat Iuas. Secara umum ruang Iingkup manajemen properti dikelompokkan menjadi tiga aspek.

» Mengelola properti sebagai investasi

Aspek ini mencakup rencana investasi, pengelolaan aset properti, serta tahap evaluasi. Dengan demikian, investasi yang dilakukan diharapkan akan berhasil dengan baik.

» Mengelola propertisebagai suatu bisnis

Aspek ini bertujuan untuk mengoptlmalkan cash flow (arus kas) sekaligus untuk memelihara serta meningkatkan nilai properti. Adapun Cara yang dilakukan adalah sebagai berikut.
- Melakukan promosi untuk mendapatkan penyewa dengan harga sewa terbaik
- Menagih uang sewa dan biaya pelayanan.
- Memelihara properti.
- Mengelola keuangan serta memberikan pelaporan secara periodik.
- Memonitor pergerakan nilai properti.
- Mengadakan sarana dan fasilitas pendukung.
- Mengikuti perkembangan informasi untuk mengetahui kebijakan pemerintah dalam bidang properti.

» Mengurus pajak

Aspek ini mencakup hal-hal sebagai berikut.
- Meneliti kewajaran penetapan besarnya pajak.
- Meneliti legalitas yang berhubungan dengan kepemilikan properti, seperti masa berlakunya sertiikat Hak Guna Bangunan (HGB), Hak Pengelolaan, maupun Hak Guna Usaha (HGU).
- Memonitor peraturan dalam bidang pajak.
- Membantu mengajukan keringanan pajak.

Berdasarkan tujuan dan ruang Iingkup tersebut, dapat dikatakan bahwa manajemen properti menjadi sebuah kebutuhan untuk memenangkan persaingan dalam bidang investasi maupun bisnis properti.
Seperti telah diketahui bahwa bisnis dan investasi  properti dari waktu ke waktu semakin dinamis. 

Untuk menghadapi persaingan yang penuh dengan dinamika perubahan ini, manajemen properti menjadi langkah pentlng yang patut kita perhitungkan.
Sumber: Buku 150 Tanya Jawab Tentang Properti