Bagaimana cara menjaring calon pembeli properti?
Untuk menjaring calon
pembeli properti sebanyak-banyaknya, berikut ini aspek penting yang perlu kita perhatikan.
~ Membuat daftar nama
Daftar nama calon
konsumen bisa kita dapatkan melalui buku Yellow Pages, iklan, brosur, teman, saudara,
maupun Iainnya.
~ Membuat janji
Buatlah janji dengan
calon konsumen yang telah tercatat dalam daftar yang kita miliki.
~ Presentasi
Sarnpaikan penawaran
dengan cara yang santun dan menarik. Oleh karena itu, kita harus menguasai
dengan baik properti yang kita tawarkan kepada mereka. Jangan Iupa memberikan
brosur kepada mereka sebagai upaya untuk mem-follow up.
~ Follow up
Follow up merupakan tolok
ukur untuk mengetahui apakah calon pembeli menerima atau menolak bisnis yang
kita tawarkan. Jika calon pembeli menerima, berarti kita telah sukses melakukan
penawaran kepada mereka.
Sebaliknya jika tidak,
berarti kita harus melakukan evaluasi terhadap cara jual-beli rumah atau properti yang klta tawarkan sekaligus
cara kita menawarkan.
Apakah properti yang kita
tawarkan tidak sesuai dengan yang mereka cari atau bisa jadi cara kita
menawarkan kurang menarik dan belum mampu meyakinkan.
Bagaimana cara mendapatkan keuntungan dari bisnis properti?
Bisnis properti selalu memberikan tempat bagi mereka yang mau terjun ke dalamnya. Di
Indonesia sendiri, bisnis ini sudah mempunyai kelas dan pasarnya tersendiri.
Walhasll, banyak orang
yang mulai melirik bisnis ini. Ada yang sukses, namun banyak juga yang gagal.
Agar kita termasuk orang-orang yang sukses dalam bisnis properti, mari kita
simak cara mendapatkan keuntungan dari investasi properti tersebut.
~ Strategi penjudi
Caranya dengan
berspekulasi. Jika kita menerapkan strategi ini maka kita hanya membeli
properti, lalu sekadar berharap akan mendapatkan keuntungan.
~ Strategi pedagang
Dengan strategi ini, kita
berhitung lebih cermat. Saat membeli properti, kita sudah melakukan analisis keuangan.
Mulai dari harga jual rumah hingga estimasi keuntungan yang akan diraih.
~ Strategi investor
Strategi ini serupa
dengan pedagang, namun yang membedakannya hanya dari sisi waktu pencapaian. Strategi
pedagang bersifat jangka pendek, sedangkan strategi investor bersifat jangka
panjang.
Sumber: 150 Tanya Jawab Tentang
Properti(Lely Noormindhawati & Nur Eva)
