Langkah-langkah / Cara Membeli Rumah Yang Tepat
Properti berupa rumah
memang sangat diminati oleh sebagian besar masyarakat karena rumah merupakan salah
satu kebutuhan primer bagi setiap keluarga.
Bicara mengenai rumah,
masing-maslng keluarga pasti memiliki kriteria sendlrl-sendiri mengenai rumah
idaman mereka. Meskipun demikian, ada satu prlnsip yang perlu kita perhatlkan
saat kita hendak membeli rumah, yakni selektif, cermat, dan berhati-hati.
Supaya kita tidak salah memilih saat membeli rumah, berikut tips membeli rumah yang blsa kita
pertimbangkan.
~ Cara pembelian rumah
Sebelum membeli rumah,
pastikan terlebih dahulu cara klta membeli rumah tersebut. Dengan cara cash/tunai
ataukah kredit. Kedua cara pembayaran tersebut memiliki sejumlah kelebihan dan
kekurangan.
Silakan perhatikan perbandingan
antara cash dan kredit rumah berikut
ini:
» Cash: Bebas Bunga
Sistem bebas bunga
biasanya diterapkan dalam sistem ekonomi Syariah,
yakni transaksi non riba. Sistem bebas bunga Iebih menguntungkan karena cukup
adil bagi penjual maupun pembeli.
Penjual bisa mematok keuntungan
sesuai yang mereka inginkan.Demikian pula dengan pembeli, mereka bisa
mendapatkan harga yang sesuai dan tidak terbebani biaya tambahan untuk membayar
bunga. Jadi, tidak terdapat kesenjangan antara kedua belah pihak.
» Kredit: Dikenai Bunga
Sistem bunga diterapkan
dalam kosep ekonomi Kapitalis. Sistem bunga hanya menguntungkan penjual saja
karena ia bisa melipat-gandakan harga iual.
Sebaliknya, bagi pembeli hal
ini sangat memberatkan karena mereka harus menyediakan biaya tambahan di Iuar harga
pokok untuk membiayai cicilan bunga yang besarnya sesuai dengan yang telah ditetapkan
oleh penjual.
Dalam sistem bunga, terdapat
kesenjangan antara pihak penjual dengan pembeli.
» Cash: Harga Lebih Murah
Pernbellan secara cash
jauh lebih murah karena tidak dikenai cicilan bunga.
» Kredit: Harga Lebih Mahal
Pembellan secara kredit jauh
Iebih mahal karena cicilan per bulan disertai dengan cicilan bunga. Akibatnya,
harga rumah bisa mencapai dua kali Iipat dari harga tunai.
» Cash: Tingkat resiko Rendah
Pembayaran secara tunai
membuat kita merasa lebih tenang karena tidak terbebani dengan biaya cicilan
per bulannya. Klta juga terbebas dari risiko menunggak cicilan.
» Kredit: Tingkat resiko Lebih
Tinggi
Pembayaran secara kredit
membuat kita harus mengalokasikan sejumlah uang per bulannya untuk membayar cicilan.
Risiko kita menunggak
cicilan akan sangat besar. Klimaks-nya, jika kita tidak mampu melunasi cicilan
dalam waktu yang telah disepakati maka rumah tersebut bisa disita.
~ Sertifikat
Jangan lupa mengecek
sertifikat rumah yang akan diberikan. Apakah developer memberikan Sertifikat Hak
Milik (SHM) ataukah hanya Sertilikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Mintalah
informasi secara detail mengenai hal tersebut kepada developer property-nya.
~ Survei Lokasi
Sebelum kita memutuskan
membeli rumah, lakukan survel terlebih dahulu. Pastlkan kriteria rumah yang
kita inginkan ada pada rumah yang hendak klta beli. Hal ini untuk menghlndari
agar klta tidak membeli kucing dalam karung.
~ Tawar menawar harga
Untuk mendapatkan harga
terbaik, pastinya kita perlu melakukan tawar menawar. Hal itu memang sering
terjadi dalam proses jual beli. Oleh karena ltu, kita juga perlu mengetahui
harga pasar untuk rumah dengan kriteria dan fungsl sebagaimana yang hendak klta
beli. Dengan cara lnl, klta bisa mendapatkan harga terbaik.
~ Cicilan
Jika Kita memilih cara membeli properti secara kredit, upayakan
membayarnya dengan rutin sesuai jadwal yang telah disepakati. Jangan sampai
klta menunggak pembayaran. Hal tersebut akan membuat cicilan berikutnya semakin
bertambah berat.
Sumber: Buku 150 Tanya Jawab
Tentang Properti