Banyak orang yang
berminat untuk menggunakan jasa agen properti untuk memperlancar urusan jual beli rumah-nya. Peluang ini bisa di
jadikan kesempatan untuk menjadi agen properti. Strategi seperti apakah yang tepat dalam
menjalankan bisnis
properti?
Ada beberapa alternatif yang bisa kita
terapkan untuk menjalankan bisnis properti, di antaranya adalah sebagai berikut.
~ Membeli properti
Properti yang klta beli selanjutnya kita jual kembali. Untuk mendapatkan
keuntungan maka kita dapat naikkan harga iualnya. Oleh karena itu, saat
membeli properti kita usahakan bisa mendapatkan harga di bawah pasar.
Agar harga jual
properti bisa kita naikkan, kita perlu menganalisis
kapan waktu yang tepat untuk menjualnya kembali. Untuk itu, jangan terburu-buru dalam
meniual kembali properti yang telah kita beli.
Selalu mempertimbangkan
permlntaan pasar adalah salah satu langkah yang sangat tepat.Apabila permintaan
meningkat maka peluang klta untuk menaikkan harga jual yang diminati konsumen
akan semakln terbuka lebar.
Selain cara tersebut,
propertl yang kita beli tersebut dapat disewakan. Dari uang sewa inilah
keuntungan blsa kita dapatkan, inilah sebagai langkah membeli rumah tanpa uang. Dengan menyewakan properti tersebut, kita juga dapat memangkas biaya
operasional, seperti tagihan listrik, kebersihan, dan perawatan.
~ Merenovasi
Properti yang telah kita
beli kemudlan kita renovasi. Selanjutnya, prcperti tersebut kita jual kembali. Renovasi
tersebut akan mendongkrak nllai jual dari sebuah properti.
~ Menjadi broker (agen) properti
Prospek broker properti sinergis dengan
bisnis properti yang dari hari ke hari semakin menghijau di
tanah air. Menjadi broker properti merupakan langkah alternatif
dalam menjalankan bisnis property bagi mereka yang bermodal minim sekaligus untuk meminimalisasi
risiko.
~ Membeli secara grosir dan menjual secara retail
Caranya adalah dengan
membeli terlebih dahulu properti dalam bentuk tanah. Selanjutnya tanah tersebut
dibuat meniadi beberapa kaveling, kemudian kita jual dengan harga per kaveling.
~ Menjadi developer property
Cara ini sebenarnya mirip
membeli secara grosir dan menjual secara retail. Hanya, kita tidak sekadar
membeli tanah kemudian menjadikannya kaveling, melainkan juga harus menambahkan
bangunan di atasnya.Seperti contohnya: ruko, kompleks perumahan, gudang,
apartemen, dan lain sebagainya.
Sumber: Buku 150 Tanya Jawab Tentang Properti